Breaking News
light_mode
Trending Tags
##Parepare #WaliKotaParepare #TasmingHamid #PemudaPancaMarga #PPMParepare #SinergiPembangunan #VeteranIndonesia #BJHabibie #SulawesiSelatan #PPMIndonesia #​#DemokratPeduli Lingkungan #GerakanLangitBiru #HUT25Demokrat #AksiNyataBukanSeremoni #DemokratParepare #IndonesiaAsri #AHY #​#SilentCall #WaspadaPenipuan #CyberSecurity #TipsSiber #Kominfo #KeamananDigital #​#LunaRing #TeknologiJepang #EnergiTerbarukan #InovasiMasaDepan #SpaceEnergy #ShimizuCorporation #EnergiBersih #InfoSains #EksplorasiLuarAngkasa #FutureTech2026 #​#SehatiBasecamp #PoolCTournament #TenisIndonesia #LagaPanas #MentalJuara #AntoAhmad #MatchHighlights ##BadanGiziNasional #GiziNasional #NanikSDeyang #SDMUnggul #IndonesiaSehat #​#KotaParepare #TasmingHamid #RudiantoLallo #NabilHusein #DPRRI #KomisiIII #ParepareJuara #PemerintahKotaParepare ##MayDay2026 #HariBuruh #PrabowoSubianto #BuruhSejahtera #Monas #AksiSpontanPresiden #Indonesia2026 ##KotaParepare #SrikandiBerdayaSrikandi #UNPSF2026 #PrestasiDunia #PelayananPublik #InovasiDaerah #PerempuanPesisir #ParepareKeren #IndonesiaBangga ##PupukIndonesia #EksporPupuk #KedaulatanPangan #PertanianIndonesia #SwasembadaPangan #PrabowoSubianto #MentanAmran #IndustriNasional #EkonomiIndonesia #​#HUTRI81 #DerbyWatangSuppa #SuppaBersatu #APBTFC #ISMAFC #SepakBolaSuppa #PemudaWatangSuppa #SemangatKemerdekaan #SportivitasTanpaBatas #PinrangInfo #​#MahkamahKonstitusi #KuotaPerempuan30Persen #UUPemilu #KeterwakilanPerempuan #DiskualifikasiParpol #KesetaraanGender #BeritaPemilu2026 #KPU #KeadilanGender ##Jokowi #JusufKalla #IjazahJokowi #BeritaNasional #PolitikIndonesia #UpdateBerita #Bareskrim #InfoTerkini ##KONISulsel #RakerprovKONISulsel2026 #PorprovXVIII2026 #PorprovWajoBone #PrestasiOlahragaSulsel #DarmawangsyahMuin #DisporaSulsel #MenujuPON2028 #​#ZamzamPropertyGroup #FairusZamzam #LaunchingFairusZamzam #GroundBreaking #HunianParepare #RumahSubsidiParepare #PropertySulsel
Beranda » Otomotif & Teknologi » Strategi Honda Lawan Mobil China 2026: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid

Strategi Honda Lawan Mobil China 2026: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid

  • account_circle Elevasi News.id
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Cakdan

​Honda akhirnya menyerah. Setidaknya, mereka menyerah untuk satu hal: mimpi menjadi merek mobil full listrik pada tahun 2040. Target tersebut resmi dicabut langsung oleh sang CEO global, Toshihiro Mibe, dalam pertemuan bisnis hari ini. Kalimatnya sederhana namun menohok: “Tidak realistis lagi”. Dengan keputusan ini, napas mesin bensin dipastikan masih panjang, dan teknologi hybrid kini justru maju sebagai penyelamat.

​Keputusan strategis ini sangat menarik, apalagi datang di saat pasar otomotif Indonesia sedang berubah dengan sangat cepat. Mobil-mobil asal China mulai mengacak-acak peta persaingan lama, membuat Honda yang dulu nyaman di papan atas kini mulai terdesak. Data wholesales Gaikindo pada April 2026 menujukkan realitas yang keras; Honda merosot ke posisi ke-9 nasional dengan penjualan tinggal 2.363 unit—nyaris keluar dari sepuluh besar. Bandingkan dengan BYD yang melesat di angka 4.625 unit, atau Jaecoo dengan 3.219 unit. Ancaman itu nyata dan sedang terjadi saat ini, bukan lagi sekadar prediksi masa depan.

​Padahal, Honda dulu adalah rajanya mobil rakyat perkotaan. Lewat lini produk seperti Brio, HR-V, hingga CR-V, merek ini selalu identik dengan gaya hidup anak muda. Namun kini selera pasar telah bergeser. Konsumen tidak lagi hanya mencari reputasi merek, melainkan teknologi, efisiensi, dan sensasi berkendara yang baru. Sadar akan pergeseran tersebut, Honda langsung membelokkan arah setir mereka: bukan lagi mengejar full EV, melainkan fokus pada hybrid.

​Rencana Jangka Panjang dan Amunisi Baru Honda

​Sebagai langkah konkret, Honda bersiap meluncurkan 15 model hybrid generasi baru hingga Maret 2030. Meski fokus utamanya adalah pasar Amerika Utara, efek domino dari strategi ini dipastikan akan terasa secara global, termasuk ke Indonesia. Mulai tahun 2027, Honda akan mengadopsi platform, mesin, dan sistem hybrid baru, termasuk sistem AWD elektrik yang mutakhir. Melalui pembaruan ini, efisiensi bahan bakar ditargetkan naik lebih dari 10 persen, sementara biaya produksi sistem hybrid ditekan hingga 30 persen dibanding sistem tahun 2023.

​Tidak hanya sektor mesin, Honda juga menyiapkan ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) generasi terbaru mulai tahun 2028. Bukan sekadar adaptive cruise control biasa, sistem ini nantinya mampu membantu pengendalian setir, akselerasi, hingga navigasi dari titik awal sampai tujuan, baik di jalan tol maupun jalan biasa. Singkatnya, Honda ingin menyajikan pengalaman berkendara ala EV tanpa bayang-bayang kecemasan mencari tempat pengisian daya (charging anxiety).

​Strategi beralih ke hybrid ini terasa sangat masuk akal karena pasar global ternyata belum siap sepenuhnya untuk EV murni. Toshihiro Mibe mengakui bahwa lingkungan bisnis berubah terlalu cepat dan permintaan EV tidak setinggi prediksi awal dekade 2020-an. Akibat memaksakan idealisme tersebut, Honda harus membayar mahal. Mereka mencatat kerugian terkait EV sebesar 1,579 triliun yen (sekitar Rp268,4 triliun), yang berujung pada rugi operasional perusahaan sebesar 414,3 miliar yen (sekitar Rp70,4 triliun)—salah satu kerugian terbesar dalam sejarah Honda.

​Realistis dan Memangkas Biaya demi Bertahan Hidup

​Dampaknya, banyak proyek EV yang akhirnya dibatalkan secara massal, mulai dari Honda 0 Sedan, Honda 0 SUV, Acura RSX listrik, hingga dua proyek Afeela bersama Sony yang terpaksa mati sebelum berkembang. Honda kini memilih bersikap realistis dengan tidak membunuh mesin bensin. Hybrid dijadikan jembatan panjang menuju target netral karbon tahun 2050. Artinya, Honda melihat dunia—terutama negara berkembang seperti Indonesia—belum siap meninggalkan bensin sepenuhnya akibat infrastruktur charging yang masih timpang, kekhawatiran umur baterai yang tinggi, serta nilai jual kembali yang belum stabil.

​Langkah hybrid sebagai jalan tengah ini sebetulnya sudah dibuktikan oleh kompetitor abadi mereka. Di Indonesia, Toyota Veloz Hybrid langsung melesat masuk lima besar nasional pada April 2026 dengan penjualan 3.262 unit, menyusul Kijang Innova Hybrid yang juga masih perkasa. Honda tidak boleh terlambat lebih jauh karena lawan mereka sekarang bukan cuma Toyota, melainkan agresivitas merek China seperti BYD, Jaecoo, Geely, hingga Denza yang mulai merangsek stabil di 20 besar nasional.

​Perang berikutnya bukan lagi soal gengsi merek, melainkan kecepatan membaca pasar. Oleh karena itu, investasi Honda berubah total. Selama tiga tahun hingga 2029, investasi untuk EV dipangkas menjadi hanya 0,8 triliun yen (Rp136 triliun). Sebaliknya, investasi untuk sektor hybrid dan mesin bensin diguyur dana masif hingga 4,4 triliun yen (Rp748 triliun), ditambah alokasi sektor software sebesar 1 triliun yen. Total investasi tiga tahun Honda mencapai 6,2 triliun yen atau sekitar Rp1.054 triliun.

​Untuk mengimbangi biaya tersebut, Honda menerapkan strategi efisiensi ekstrem bernama “Triple Half”:

  • ​Memotong biaya pengembangan hingga setengahnya,
  • ​Memangkas waktu pengembangan menjadi setengahnya, dan
  • ​Mengurangi beban kerja pengembangan hingga setengahnya.

​Penggunaan AI akan dioptimalkan secara besar-besaran, platform dibuat makin seragam, serta komponen antar-model akan disamakan hingga lebih dari 60 persen. Tujuannya sederhana: menghasilkan mobil yang murah dan cepat guna menandingi pergerakan pabrikan China yang sangat agresif. Bahkan, Honda kini mulai memakai banyak komponen lokal dari China dan India demi menekan biaya—sesuatu yang dulu tabu dilakukan oleh pabrikan Jepang.

​Pada akhirnya, dunia memang sudah berubah dan Honda memilih untuk bertahan hidup terlebih dahulu ketimbang memaksakan idealisme EV. Di Indonesia, strategi hybrid ini tampaknya justru akan sangat cocok. Konsumen lokal belum sepenuhnya siap meninggalkan bensin, tetapi sudah mulai tertarik pada teknologi elektrifikasi. Hybrid menjadi zona aman: tidak perlu repot charging, tidak takut antre di SPKLU, namun tetap irit dan modern. Honda tampaknya baru membaca peluang itu dengan sangat serius sekarang. Apakah mereka terlambat? Mungkin belum, tetapi waktu yang mereka miliki jelas tidak banyak lagi.

Sumber : FB Danang Arradian

  • Penulis: Elevasi News.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Andi Muzakkir Aqil Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Parepare, Dirangkaikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Anggota DPR RI Andi Muzakkir Aqil Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Parepare, Dirangkaikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, PAREPARE – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Andi Muzakkir Aqil, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Parepare yang dipusatkan di Rumah Aspirasi Andi Muzakkir Aqil, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan wawasan kebangsaan, tetapi juga dirangkaikan dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Program layanan kesehatan ini […]

  • Instruksi Presiden Prabowo, Pemerintah Kembali Terbangkan 65 Ton Logistik untuk Korban Bencana di NTT

    Instruksi Presiden Prabowo, Pemerintah Kembali Terbangkan 65 Ton Logistik untuk Korban Bencana di NTT

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, JAKARTA — Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah kembali menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (19/8/2026). Pengiriman pada hari kelima pascabencana ini mengerahkan lima unit pesawat yang lepas landas serentak sejak pukul 04.00 WIB dengan total muatan seberat 65 ton. ​Informasi yang dihimpun dari akun Facebook […]

  • Kobarkan Semangat Merdeka, APBT Squad dan DWITAS FC Unjuk Sportivitas di Lapangan Andi Baso Maddukelleng

    Kobarkan Semangat Merdeka, APBT Squad dan DWITAS FC Unjuk Sportivitas di Lapangan Andi Baso Maddukelleng

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, SUPPA, PINRANG – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai bergaung di lapangan hijau. Tim sepak bola kebanggaan Kelurahan Watang Suppa, APBT Squad, sukses menggelar laga persahabatan penuh gengsi melawan DWITAS FC yang berasal dari Desa Wiringtasi, Kecamatan Suppa. ​Pertandingan yang sarat akan tensi kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai […]

  • Kakak Wakil Gubernur Sulsel Meninggal Dunia

    Kakak Wakil Gubernur Sulsel Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Elevasinews.id – SIDRAP, 31 Maret 2026 — Abd Halim bin H. Abd Azis Djamalu, kakak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, meninggal dunia pada Selasa (31/3/2026) pagi. Kabar duka ini disampaikan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang. Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah menyampaikan belasungkawa serta doa bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. Sebelumnya, ibunda Fatmawati […]

  • Tembus Istana Negara! Dua Pelajar Sulsel Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Nasional 2026

    Tembus Istana Negara! Dua Pelajar Sulsel Terpilih Jadi Anggota Paskibraka Nasional 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Elevasinews.id — Sebanyak 76 putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia resmi terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026. Mereka akan bertugas dalam upacara krusial Hari Kemerdekaan RI di Istana Negara. ​Dari puluhan remaja berprestasi tersebut, dua di antaranya berhasil membawa nama harum Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka adalah Juan Pablo dari SMAN 1 […]

  • Dari Bogor Guncang Dunia: Kisah Marzuki Darusman, Singa Hukum yang Ditakuti Diktator Korea Utara hingga Sri Lanka

    Dari Bogor Guncang Dunia: Kisah Marzuki Darusman, Singa Hukum yang Ditakuti Diktator Korea Utara hingga Sri Lanka

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Elevasinews.id,– Di panggung diplomasi internasional, kita sering kali melihat Indonesia bermain aman. Menggunakan prinsip politik luar negeri “bebas aktif”, negara kita kerap mengambil posisi sebagai jembatan perdamaian, penengah yang santun, atau pencari jalan tengah yang netral. Namun, di tengah kultur diplomasi yang serba hati-hati itu, ada satu nama yang mendobrak pakem: Marzuki Darusman. Pria kelahiran […]

expand_less