Instruksi Presiden Prabowo, Pemerintah Kembali Terbangkan 65 Ton Logistik untuk Korban Bencana di NTT
- account_circle Elevasi News.id
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Elevasinews.id, JAKARTA — Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah kembali menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (19/8/2026). Pengiriman pada hari kelima pascabencana ini mengerahkan lima unit pesawat yang lepas landas serentak sejak pukul 04.00 WIB dengan total muatan seberat 65 ton.
Informasi yang dihimpun dari akun Facebook resmi Sekretariat Kabinet (Setkab) RI mencatat, total logistik yang berhasil diangkut dari hari pertama hingga kelima mencapai 253 ton. Bantuan tersebut meliputi bahan makanan, air minum, tenda pengungsian, perlengkapan kesehatan, serta beragam kebutuhan pokok darurat lainnya.
Penyaluran bantuan dipusatkan di dua posko utama guna mempercepat rantai pasok ke daerah-daerah terdampak:
Posko Labuan Bajo: Menyalurkan bantuan untuk wilayah Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.
Posko Maumere: Menjangkau wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Untuk memastikan bantuan tiba tanpa hambatan geografis, distribusi dilakukan secara terpadu melalui tiga jalur:
Jalur Udara: Memanfaatkan helikopter dan pesawat perintis untuk menjangkau titik-titik terisolasi.
Jalur Laut: Didukung oleh tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu kapal rumah sakit guna penanganan medis terpadu.
Jalur Darat: Telah kembali beroperasi dan dapat dilintasi armada logistik sejak hari kedua pascabencana.
Pemerintah menegaskan pemantauan langsung terus dilakukan agar distribusi logistik berlangsung cepat dan tepat sasaran. Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada seluruh jajaran aparat, relawan, masyarakat, dan seluruh elemen yang bahu-membahu bergotong royong dalam percepatan pemulihan bencana di NTT.
- Penulis: Elevasi News.id

Saat ini belum ada komentar