Breaking News
light_mode
Trending Tags
##PPMParepare #PemudaPancaMarga #Parepare #TMPKesuma #SemangatPahlawan #BaktiNegeri #InfoParepare #GenerasiMuda #CintaTanahAir #KotaParepare #​#APBTSquad #DwitasFC #SepakbolaPinrang #HUTRI81 #WatangSuppa #Wiringtasi #SuppaPinrang #LagaPersahabatan #SportivitasPemuda #SepakbolaIndonesia #​#EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomik #MenkeuPurbayaYudhi #SriSultanHBX #LiterasiKeuangan #GemiNastitiNgatiAti #KeuanganDigital #IndonesiaMaju2026 #​#ReviewMotorListrik ​#IndustriOtomotif ​#MotorListrikIndonesia ​#InfoOtomotif ​#KendaraanListrik #​#TNIUntukRakyat #PrabowoSubianto #PembangunanNasional #IndonesiaMaju #TNIProfesional #​#KAHMIParepare #PolresParepare #JusufKalla #HukumDanKeadilan #LaporPolisi #StopHoax #Disinformasi #KabarParepare #HMI #KerukunanUmatBeragama #ParepareUpdate ##IKAUnhas #MubesIKAUnhas2026 #AmranSulaiman #AlumniUnhas #Makassar #UniversitasHasanuddin #KetuaUmumIKA #KedaulatanPangan #​#MahkamahKonstitusi #PilkadaLangsung #PutusanMK #BeritaPolitik #DemokrasiIndonesia #KedaulatanRakyat #Pilkada2026 #​#Honda #HondaHybrid #TeknologiHybrid #MobilHybrid #HondaIndonesia #Gaikindo2026 #Otomotif2026 #InfoOtomotif #Sidrap ##PresidenPrabowo #Pertamina #BUMNHadirUntukNegeri #MandatoriB50 #Bioethanol #EfisiensiBUMN #CatatanSeskab #SetkabRI #KabarPemerintahan #​#Opini #MarzukiDarusman #IntegritasHukum #PejuangHAM #DiplomasiBernyali #TokohInspiratif #IndonesiaMendunia #Kemanusiaan #RefleksiBangsa #​#Parepare ​#KotaParepare ​#ParepareInformasi ​#HumasParepare ​#LagotaCafe ​#ExploreParepare ##PrestasiSidrap #SidrapKeren #FinalNasionalOrion4 #PelajarBerprestasi #RumahBelajarAsiahamzah #PendidikanSidrap #SidrapEmas #UnmerMalang #alako ##MubesIKAUnhas2026 #IKAUnhas #AlumniUnhas #Mak#AndiAmranSulaiman #KampusMerah #KolaborasiUnhas #UnhasJepang #InfoMubes
Beranda » Opini » Dari Bogor Guncang Dunia: Kisah Marzuki Darusman, Singa Hukum yang Ditakuti Diktator Korea Utara hingga Sri Lanka

Dari Bogor Guncang Dunia: Kisah Marzuki Darusman, Singa Hukum yang Ditakuti Diktator Korea Utara hingga Sri Lanka

  • account_circle Elevasi News.id
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Elevasinews.id,– Di panggung diplomasi internasional, kita sering kali melihat Indonesia bermain aman. Menggunakan prinsip politik luar negeri “bebas aktif”, negara kita kerap mengambil posisi sebagai jembatan perdamaian, penengah yang santun, atau pencari jalan tengah yang netral. Namun, di tengah kultur diplomasi yang serba hati-hati itu, ada satu nama yang mendobrak pakem: Marzuki Darusman. Pria kelahiran Bogor, 26 Januari 1945 ini adalah antitesis dari diplomasi “asal bapak senang” di level global.

​Bagi generasi 90-an, nama Marzuki mungkin lekat dengan jabatannya sebagai Jaksa Agung RI (1999–2001) di era Presiden Gus Dur. Kala itu, ia adalah sosok nyali besar yang memenjarakan koruptor kelas kakap seperti Bob Hasan, membatasi ruang gerak mantan Presiden Soeharto, hingga menyeret jenderal militer ke pengadilan atas kasus pelanggaran HAM di Timor Timur dan Aceh. Karena keberaniannya, ia sempat menjadi orang nomor tiga yang paling dijaga ketat di Indonesia.

​Namun, signifikansi seorang Marzuki Darusman melampaui batas-batas hukum domestik. Ketika ia melangkah ke panggung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dunia menyaksikan bagaimana seorang putra bangsa mampu membuat gentar rezim-rezim paling kejam dan tertutup di bumi.

​Ketika Kebenaran Lebih Ditakuti daripada Peluru

​Pada tahun 2010, saat ditunjuk memimpin Panel Ahli PBB untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang dalam Perang Saudara Sri Lanka, Marzuki tidak memilih jalan kompromi. Laporan investigasinya begitu tajam dan telanjang membongkar borok pelanggaran kemanusiaan oleh pemerintah setempat.

​Respons dari pihak yang terusik sangat masif: Marzuki dicekal masuk ke Sri Lanka, dan patung dirinya dibakar oleh massa di jalanan kota Colombo. Bagi sebagian orang, ini adalah ancaman psikologis yang menakutkan. Namun bagi Marzuki, itu adalah konfirmasi bahwa kebenaran yang ia tulis telah menghantam tepat di jantung kekuasaan yang korup.

​Keberanian serupa ia tunjukkan saat menjadi Pelapor Khusus PBB untuk HAM di Korea Utara (2010–2016). Menghadapi negara nuklir yang dipimpin oleh dinasti diktator totalitarian bukan perkara mudah. Banyak diplomat memilih kata-kata bersayap demi keselamatan. Tidak dengan Marzuki.

​Saat ia membacakan laporan pelanggaran HAM rezim Pyongyang pada Maret 2012, atmosfer sidang PBB mendadak mendidih. Delegasi Korea Utara yang dipimpin So Se-pyong mengamuk, mencaci laporan tersebut, dan melakukan aksi walk-out yang berujung pada keributan fisik. Di tengah badai intimidasi dari salah satu rezim paling berbahaya di dunia itu, Marzuki tetap duduk tenang. Ia tidak bergeser satu inci pun dari kursinya, memberikan gestur berkelas bahwa kebenaran tidak bisa digertak oleh amukan politik.

​Diplomasi Bernyali yang Mulai Langka

​Rekam jejak Marzuki—yang juga mencakup pembongkaran genosida etnis Rohingya di Myanmar pada 2017 hingga penyelidikan pembunuhan PM Pakistan Benazir Bhutto—adalah sebuah anomali yang menyegarkan. Lahir dari ayah seorang diplomat (Suryono Darusman) dan tumbuh besar di Eropa, Marzuki bisa saja memilih hidup nyaman sebagai elite global. Namun, ia memilih menggunakan privilese dan intelektualitasnya untuk menyuarakan mereka yang tak bisa bersuara.

​”Marzuki Darusman adalah bukti hidup bahwa integritas seorang diplomat tidak diukur dari seberapa sering ia tersenyum di depan kamera, melainkan dari seberapa tegak ia berdiri saat badai intimidasi datang.”

​Melalui lembaga yang ia dirikan, The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST), Marzuki hari ini masih terus berupaya menyemaikan benih keberanian itu kepada generasi muda.

​Kisah Marzuki Darusman adalah tamparan sekaligus refleksi bagi generasi hari ini. Di era di mana banyak orang memilih bungkam demi mengamankan posisi, atau sibuk mencari validasi di media sosial, Marzuki menunjukkan apa arti “nyali” yang sesungguhnya. Indonesia tidak pernah kekurangan orang pintar, tetapi kita krisis orang berani. Dan dari seorang putra Bogor yang patungnya dibakar di Sri Lanka serta membuat delegasi Korea Utara mengamuk, kita belajar: menjadi dihormati di dunia bukan karena kita tunduk pada kekuatan besar, melainkan karena kita berani menantangnya demi kemanusiaan.

Sumber : wikipedia

  • Penulis: Elevasi News.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diplomasi Indonesia Berbuah Hasil, Iran Beri Sinyal Positif untuk Kapal Pertamina

    Diplomasi Indonesia Berbuah Hasil, Iran Beri Sinyal Positif untuk Kapal Pertamina

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, — Upaya diplomasi pemerintah Indonesia untuk mengamankan aset energi nasional di Selat Hormuz mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa pemerintah Iran telah memberikan respons positif terhadap permintaan Indonesia terkait dua kapal tanker milik Pertamina yang sempat tertahan. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa koordinasi intensif […]

  • Presiden Prabowo Terima KunjunganDirut Pertamina ke Hambalang: Bahas Progres B50 hingga Instruksi Pangkas ‘Anak Cucu’ BUMN

    Presiden Prabowo Terima KunjunganDirut Pertamina ke Hambalang: Bahas Progres B50 hingga Instruksi Pangkas ‘Anak Cucu’ BUMN

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, BOGOR – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon A. Mantiri, di kediaman Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu sore (9/8/2026). Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis energi nasional sekaligus evaluasi struktur pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). ​Melansir informasi dari unggahan #CatatanSeskab di akun Facebook Resmi Setkab RI, […]

  • Wujud Adab dan Penghormatan, Wali Kota Tasming Hamid Jenguk Mantan Wali Kota Sjamsu Alam di RSUD Andi Makkasau

    Wujud Adab dan Penghormatan, Wali Kota Tasming Hamid Jenguk Mantan Wali Kota Sjamsu Alam di RSUD Andi Makkasau

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, Parepare — Di sela agenda pemerintahan yang padat, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyempatkan diri menjenguk Sjamsu Alam, Wali Kota Parepare periode sebelumnya, yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Andi Makkasau, Kamis (30/4). ​Kehadiran Tasming Hamid di rumah sakit tersebut bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk empati dan penghormatan kepada sosok yang dianggapnya […]

  • Inovasi “Srikandi Berdaya Srikandi” Asal Parepare Raih Penghargaan PBB di Forum Internasional Georgia

    Inovasi “Srikandi Berdaya Srikandi” Asal Parepare Raih Penghargaan PBB di Forum Internasional Georgia

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Elevasinews.id,TBILISI, GEORGIA – Inovasi pelayanan publik Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional dalam ajang bergengsi United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 yang berlangsung di Tbilisi, Georgia. ​Dari tiga inovasi Indonesia yang memperoleh apresiasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), salah satu penghargaan utama berhasil diraih oleh Pemerintah Kota Parepare melalui inovasi “Srikandi Berdaya Srikandi”. Program yang digagas oleh […]

  • CEO Apple Imbau Pengguna Kurangi Pemakaian iPhone, Dorong Lebih Banyak Interaksi Nyata

    CEO Apple Imbau Pengguna Kurangi Pemakaian iPhone, Dorong Lebih Banyak Interaksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, — CEO Tim Cook kembali menarik perhatian publik setelah menyarankan pengguna untuk mengurangi penggunaan iPhone dan lebih fokus pada kehidupan nyata. Dalam wawancara terbarunya di program Good Morning America, Cook menegaskan bahwa Apple tidak pernah merancang produknya untuk mendominasi seluruh waktu pengguna. “Kami tidak ingin orang-orang menggunakan perangkat kami terlalu banyak,” ujar Cook secara […]

  • Kawal PPDB 2026, Komisi II DPRD Parepare Soroti Sistem Aplikasi dan Jamin Transparansi

    Kawal PPDB 2026, Komisi II DPRD Parepare Soroti Sistem Aplikasi dan Jamin Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Elevasi News.id
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Elevasinews.id, Parepare – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 di Kota Parepare dipastikan bakal berlangsung lebih ketat, jujur, dan transparan. Pemerintah Kota bersama DPRD Parepare berkomitmen penuh untuk menutup segala celah kecurangan, termasuk praktik “jalur titipan” atau intervensi dari oknum pejabat maupun anggota dewan. ​Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wakil Ketua Komisi […]

expand_less