Jokowi Buka Suara Soal Polemik Ijazah: Yang Menuduh Harus Membuktikan, Jangan Dibalik!
- account_circle Elevasi News.id
- calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Elevasinews.id, — Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya memberikan tanggapan tegas terkait isu ijazah yang kembali mencuat ke permukaan. Dalam pernyataan terbarunya, Jokowi menegaskan prinsip hukum bahwa beban pembuktian ada pada pihak pelapor atau penuduh.
“Yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan. Jangan dibalik-balik,” tegas Jokowi saat menjawab pertanyaan awak media, Jumat (10/4/2026).
Dukungan Terhadap Langkah Hukum Jusuf Kalla
Polemik ini memanas menyusul langkah hukum yang diambil oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK secara resmi melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut dipicu oleh tudingan yang menyebut JK sebagai aktor intelektual atau pendana di balik gerakan yang meragukan keaslian ijazah Jokowi.
Menanggapi langkah JK, Jokowi menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang transparan. Ia memilih untuk tidak berspekulasi mengenai motif di balik tudingan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.
“Kita ikuti saja proses hukum yang berjalan. Semua pihak harus menghormati itu,” tambah Jokowi singkat.
Perbedaan Pandangan Soal Solusi
Sebelumnya, Jusuf Kalla sempat memberikan pandangan berbeda terkait cara mengakhiri kegaduhan ini. Menurut JK, solusi paling efektif untuk meredam keresahan masyarakat adalah dengan menunjukkan ijazah asli ke hadapan publik secara langsung. JK menilai persoalan yang berlarut-larut ini telah memicu polarisasi yang tidak perlu.
Namun, dengan pernyataan “Jangan Dibalik” ini, Jokowi tampak tetap pada pendiriannya bahwa ia tidak berkewajiban untuk mengikuti narasi yang dibangun oleh para penuduh tanpa bukti yang sah secara hukum.
Menanti Titik Terang
Kini, publik menanti perkembangan di Bareskrim Polri terkait laporan Jusuf Kalla. Apakah proses hukum ini akan menjadi akhir dari perdebatan panjang mengenai ijazah sang mantan presiden, atau justru akan membuka babak baru dalam dinamika politik nasional.
Sumber: Liputan6
- Penulis: Elevasi News.id

Saat ini belum ada komentar