Viral Motor Listrik Emmo di Lingkungan SPPG, Influencer Otomotif Ridwan Hanif Angkat Bicara: “Spesifikasi dan Harga Kurang Kompetitif”
- account_circle Elevasinews.id
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Elevasinews.id — Menanggapi tingginya rasa penasaran publik serta permintaan wawancara media terkait penggunaan motor listrik merek Emmo oleh satuan BGN sebagai kendaraan operasional kepala SPPG, pengamat sekaligus influencer otomotif ternama, Ridwan Hanif Rahmadi, memberikan pernyataan resminya.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Ridwan Hanif mengungkapkan keraguannya terhadap eksistensi dan nilai ekonomis dari motor listrik tersebut di pasar Indonesia saat ini.
Minim Jejak di Industri Otomotif Nasional
Ridwan menjelaskan bahwa merek Emmo tergolong sangat asing bagi kalangan jurnalis dan penggiat otomotif. Hingga saat ini, merek tersebut diketahui belum pernah berpartisipasi dalam pameran besar seperti GIIAS, IIMS, maupun Jakarta Fair.
”Saya tidak pernah tahu ada motor listrik merek Emmo. Tidak pernah ada undangan media, saya sudah tanya ke teman-teman jurnalis otomotif aktif, press conference dan press release juga belum pernah ada,” tulis Ridwan dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, ia menekankan sulitnya menemukan unit fisik maupun ulasan objektif dari pihak ketiga. Berdasarkan risetnya melalui berbagai platform media sosial dan portal berita, tidak ditemukan satu pun video test drive atau pemberitaan mendalam mengenai unit tersebut sebelum mendadak viral dalam dua hari terakhir.
Analisis Harga dan Spesifikasi
Berdasarkan data yang dihimpun dari situs resmi dan media sosial produsen, motor listrik Emmo hadir dengan dua tipe yang memiliki jarak tempuh maksimal 70 km. Adapun harga yang ditawarkan berada di rentang Rp48 juta hingga Rp56 juta.
Menilai angka tersebut, Ridwan Hanif berpendapat bahwa tawaran tersebut kurang kompetitif jika dibandingkan dengan pemain lokal lainnya yang sudah lebih dulu mapan.
”Dengan spesifikasi dan harga yang ditawarkan, menurut saya saat ini sudah banyak motor listrik buatan lokal yang punya harga lebih murah dan spesifikasi lebih mumpuni,” tegasnya.
Menutup pernyataannya dengan gaya khas yang lugas, Ridwan mengakui bahwa keterbatasan informasi publik mengenai motor ini membuatnya sulit memberikan penilaian teknis lebih jauh.
”Jika boleh dibandingkan, saat ini saya lebih paham tentang kuda dibandingkan dengan motor listrik Emmo,” tutup Ridwan.
Pernyataan ini diharapkan dapat menjawab kesimpangsiuran informasi yang beredar di masyarakat mengenai spesifikasi dan latar belakang motor listrik yang tengah menjadi perbincangan hangat tersebut.
Tentang Ridwan Hanif Rahmadi:
Ridwan Hanif Rahmadi adalah seorang kreator konten dan pengamat otomotif yang dikenal aktif memberikan ulasan mendalam serta edukasi mengenai perkembangan industri kendaraan bermotor di Indonesia.
- Penulis: Elevasinews.id
- Editor: Admin

Saat ini belum ada komentar