Diplomasi Indonesia Berbuah Hasil, Iran Beri Sinyal Positif untuk Kapal Pertamina
- account_circle Elevasi News.id
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Elevasinews.id, — Upaya diplomasi pemerintah Indonesia untuk mengamankan aset energi nasional di Selat Hormuz mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kementerian Luar Negeri RI memastikan bahwa pemerintah Iran telah memberikan respons positif terhadap permintaan Indonesia terkait dua kapal tanker milik Pertamina yang sempat tertahan.
Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama KBRI Teheran guna memastikan keselamatan dan kelancaran pelayaran aset tersebut.
“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujarnya di Jakarta, Jumat (27/3).
Meski demikian, pemerintah belum dapat memastikan kapan kedua kapal tersebut akan sepenuhnya keluar dari jalur strategis tersebut, karena langkah teknis dan operasional masih terus berjalan.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kondisi ini tidak berdampak pada pasokan energi nasional. Pemerintah telah bergerak cepat dengan mencari alternatif sumber pasokan dari negara lain guna menjaga stabilitas energi dalam negeri.
Hal serupa disampaikan oleh Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, yang memastikan komunikasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Teheran tetap berjalan dengan baik.
Posisi Indonesia sebagai “negara sahabat” menjadi faktor penting dalam perkembangan ini. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebelumnya menyatakan bahwa Iran hanya memberikan izin melintas kepada kapal dari negara sahabat, sementara kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan negara yang dianggap agresor masih dibatasi.
Sebagai informasi, ketegangan di Selat Hormuz sempat menyebabkan kemacetan signifikan dalam lalu lintas pelayaran global. Data MarineTraffic pada periode 20–22 Maret mencatat sekitar 1.900 kapal tertahan di kawasan tersebut.
Respons positif dari Iran terhadap Indonesia menjadi angin segar, tidak hanya bagi keamanan aset nasional, tetapi juga bagi stabilitas energi dan ekonomi Indonesia ke depan.
#Pertamina #SelatHormuz #KemluRI#KetahananEnergi #Diplomasilndonesia #Updatelran #TankerPertamina #InfoEnergi #BeritaNasional #Internasional2026
- Penulis: Elevasi News.id

Saat ini belum ada komentar