Seskab Teddy Indra Wijaya Terima Menkop Ferry Juliantono, Bahas Progres Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih
- account_circle Elevasi News.id
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan kerja Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Senin malam (20/04/2026). Pertemuan ini fokus membahas perkembangan rekrutmen nasional 30.000 Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tengah berlangsung.
Akselerasi Ekonomi Desa melalui Koperasi
Program rekrutmen yang dibuka sejak 15 hingga 24 April 2026 ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat struktur ekonomi di tingkat akar rumput. Para manajer yang terpilih nantinya akan memimpin unit koperasi desa dan mengelola tenaga kerja yang berasal dari warga desa setempat yang menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa poin utama yang menjadi sorotan antara lain:
-
- Proses Seleksi & Pelatihan: Setelah masa pendaftaran berakhir, para pelamar akan melewati tahapan seleksi ketat. Peserta yang lolos diwajibkan mengikuti pelatihan manajerial dan perkoperasian intensif selama kurang lebih 2 bulan.
- Sinergi Lintas Sektor: Manajer yang telah resmi bertugas akan bekerja di bawah koordinasi lintas kementerian/lembaga, khususnya Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN.
- Target Lapangan Kerja: Pemerintah berencana membangun secara bertahap hingga 80.000 Koperasi Desa Merah Putih.
”Dengan estimasi 1 manajer dan minimal 10 pekerja di setiap unit, program ini diproyeksikan mampu menyerap sedikitnya 800.000 tenaga kerja baru di seluruh pelosok desa di Indonesia,” sebagaimana dilaporkan dalam pertemuan tersebut.
Visi Kemandirian Ekonomi Desa
Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih efisien. Dengan adanya manajemen yang profesional, rantai distribusi diharapkan menjadi lebih pendek (tanpa perantara) sehingga warga desa mendapatkan harga jual yang lebih kompetitif dan menguntungkan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan dukungan penuh dalam memastikan program ini berjalan sesuai garis kebijakan pemerintah demi percepatan perputaran ekonomi di tingkat pedesaan.
Sumber: Akun Facebook Resmi SETKAB RI
- Penulis: Elevasi News.id

Saat ini belum ada komentar